Tebing Keraton

Wednesday, 3 September 2014









Hari Minggu kemarin, saya dan Panca bangun super pagi (430 am) untuk pergi ke Tebing Keraton. Menggunakan petunjuk dari PergiDulu, kami yang berangkat dari Dago berhasil sampai ke tujuan dalam waktu 30 menit, meskipun sempat takut salah ambil jalan karena minimnya penerangan dan masih gelap. Ketika kami sampai, sudah banyak sekali mobil dan motor yang diparkir. Jarak dari tempat parkir ke Tebing Keraton ternyata masih cukup jauh, jadi kita naik ojek dengan biaya 50 ribu rupiah untuk perjalanan naik dan turun kembali ke tempat parkir.

Sampai lah kami diatas, sudah banyak orang antre untuk masuk dan bayar tiket (11 ribu untuk orang lokal, 76 ribu untuk wisatawan asing, ridiculous!) setelah masuk dan jalan ke area sekitar tebing, sudah ramai sekali pengunjung. Saya yang tidak terlalu suka tempat yang terlalu ramai, apalagi tempat wisata alam yang ramai, langsung sedih. Pemandangannya memang bagus, cuma sudah terlalu penuh dengan orang. Kalau kamu berniat kesini untuk ambil foto, kecuali kamu betul-betul berani ke lokasi-lokasi yang agak bahaya (saya gak cukup adventurous ternyata), sepertinya akan kecewa. Kalau kamu lihat foto-foto orang yang sudah pernah ke tebing keraton, nah di spot yang terkenal itu sudah ramai sekali orang, harus sangat berhati-hati kalau ingin foto bergantian karena semua tempat penuh. Dimanapun kamu ambil foto, di belakang kamu pasti ada pengunjung lain. Setelah bingung karena tidak dapat spot bagus untuk menikmati alamnya, akhirnya kita menjauhi area tebing dan ke area yang menghadap gunung tempat sunrise, disini jauh lebih sepi karena memang bukan tebing nya, tapi saya senang karena mendapatkan beberapa foto bagus disitu.

Untuk orang-orang yang berkesempatan kesini saat belum begitu ramai, kalian beruntung! Sangat sulit mendapatkan pemandangan seperti ini, apalagi di Jakarta tidak ada, jadi ketika bisa kesini dan sudah ramai sekali rasanya sedih, huhu. Mungkin harus ambil road less traveled dan lebih adventurous supaya bisa mendapatkan pemandangan yang sama namun tanpa dikerumuni banyak pengunjung.

All in all, mungkin kalau mau kesini weekdays kali ya supaya tidak begitu ramai. Would I come back? Saya rasa satu kali sudah cukup.

Much love,
x

Post a Comment

Copyright © Adani Nurimanina
Design by Fearne