Learning to Love Myself Part 2

Friday, 14 July 2017

Untuk melanjutkan post yang sebelumnya... Tenang saja yang ini lebih uplifting kok!

Btw aku pisah soalnya takut kepanjangan banget. Semoga kalian masih setia membaca ya :'D



How I started.

Ada jeda 1 minggu dari aku daftar gym to my first session. Dalam 1 minggu itu aku ganti asupan makananku dengan yang lebih sehat. Hari-hari pertama ini biasanya justru paling mudah, karena paling semangat dan sangat termotivasi. Aku masak sendiri di rumah, makanan simple yang memang aku suka. Mottoku adalah aku ingin happy, enjoy dan ikhlas. Aku nggak mau tersiksa harus minum-minum shake yang bikin eneg, atau maksa makan sayur yang aku memang nggak suka. Salah satu perubahan yang menurutku paling simple untuk memulai adalah: Don't drink your calories. Semua minuman yang ada rasanya, ada kalorinya--kecuali kopi hitam tanpa gula, kalau nggak salah kalorinya hampir 0. Jadi aku hanya minum air putih nggak dingin, saying goodbye to lychee iced tea dan flat white, at least for now. 1 minggu ini kickstart yang bagus, aku langsung merasa lebih energized, jadi beneran makan makanan yang bernutrisi, bukan cuma empty calories--enak di mulut aja, di badan nggak ada manfaatnya.

Lalu datanglah hari pertama gym. Meskipun masih ada rasa insecure, tapi aku datang ke gym dengan tekad bulat, pakai baju baru! Haha. Saat yang bersamaan juga aku mulai mikir "Hmmm yaudahlah ada orang di sini kalo diliatin terus kenapa? Gue gendut emang kok, kesini karena ingin lebih sehat!" wow aku nggak nyangka loh bisa mikir gini mengingat kondisi aku sebelumnya. I have come sooo far even before I started! Terus aku ditimbang, udah nggak kaget, padahal 1,5 tahun nggak nyentuh timbangan di rumah. Di situ aku betul-betul udah siapin diri sama angka yang ada ditimbangan. (Eh pas daftar juga udah ditimbang deng) Aku langsung bilang "Iya gue emang nggak sehat banget" I know my issues, I admit it, I accept it.

How's working out for me?

Hari pertama aku di gym nggak mengintimidasi sama sekali. It was a good introduction. Gerakan-gerakan simple, dan aku nggak 'sore' sama sekali. Besokannya aku minta latihan lagi, eh habis itu 3 hari sakit semua se badan-badan. Hahaha. Tapi dari awal ini aku merasa kalau... wow I think I enjoy it. Ada orang-orang yang nggak suka rasa 'sore' yang biasanya dirasakan 1 hari setelah olahraga, tapi aku salah satu yang menikmatinya. That's how I know it's working and my muscle's healing itself and after that it gets stronger. Pokoknya aku latihan di gym 3-4 kali seminggu, kalau aku cuma latihan 3 kali dalam seminggu, aku tambah dengan latihan di apartemen, bisa 1-2 kali. Aku sama sekaliiii nggak pernah olahraga dengan intensitas kaya begini sebelumnya, fitness level aku tuh tiarap deh. Tapi sekarang ini ternyata aku menikmati. 3 hari nggak olahraga nggak betah. Setiap aku bisa mencapai milestone baru, atau gerakan yang tadinya aku nggak kuat terus jadi gampang, tuh little achievements that keep me going. I enjoy it. Setelah beberapa kali latihan, aku mulai sadar kalau "Oh, ini pegelnya pas lagi dikerjain aja kok, pas udah selesai enak! Sakitnya cuma sementara!" aku amazed my mind can think like that. Working out is not only good for the body, but for the mind as well. Semua yang rajin olahraga pasti setuju sama aku. It's the same for everyone. Dulu, aku tuh takut mau olahraga ya karena males menghadapi pegel-pegel karena lactic acid nya itu (pegel yang dirasakan saat olahraga). Tapi sekarang it's a part of the process. Aku tau olahraga itu emang pegel, I accept it! Aku belum sampai fase bosan, semoga nanti-nanti aja bosan nya, hehe.

Aku sama sekali belum kuat, dibanding kakakku yang merupakan my fitspiration jauuuh banget. Aku masih belum bisa push up ya mungkin karena badanku masih keberatan. Lututku bermasalah, jadi gerakanku terbatas, sebisa mungkin yang low impact supaya meminimalisir cedera. But it's a journey, nggak ada yang instan, sabar, ikhlas, konsisten, happy, enjoy! Aku juga pengen nanti ikut olahraga yang susah-susah kalau yang sekarang sudah nggak menantang. Tapi untuk sekarang, baby steps aja dulu yaa...

Oh iya, kalau lagi di apartemen aku suka ikutin olahraga di YouTube. Setelah olahraga, aku jadi tau kalau aku nggak begitu suka treadmill karena bosan, makanya senang banget ketemu olahraga cardio ini -> Low Impact 30 minute Cardio Workout Beginner. Aku paham kalau sama sekali nggak pernah olahraga, ini sudah challenging banget! Tapi setelah beberapa kali mengulang video yang ini, bisa pindah coba lagi yang lain, misalnya ini -> Beginner/Intermediate Workout, Cardio Starter 2. Senang deh menemukan Body Project. Kalau kamu ingin coba Zumba di rumah, tinggal search di YouTube ada banyak pilihan, kalau bingung urutan dari warm up sampai cool down, liat di playlist channel nya! Biasanya ada yang sudah bikin 1 hour workout. Kalau mau weight training, bisa liat channel nya Hasfit. Salah satu video nya yang ini -> 17 Min Strength Workout for Beginners.

Aku pun olahraga gini nggak mau terpatok hanya dengan angka di timbangan. Karena ingin menurunkan berat badan itu nggak seperti downward slope, akan ada naik turun, fluktuatif. Ada masanya udah olahraga terus dan jaga makan tapi berat badan stagnan. Daripada stress karena angka-angka itu, jalani prosesnya, just take care of your body, enjoy the transformation. Menjalani ini membuat aku think beyond that. Aku merasakan banget psychologically I'm more content, genuinely happier. Gimanapun angka di timbangan minggu ini, yang melakukan gerakan-gerakan yang awalnya kaya nggak mungkin itu badan aku! And it's an achievement already. It's about becoming stronger mentally, not just physically.

Yang awalnya aku pikir orang-orang di gym tuh intimidating, ternyata nggak sama sekali. Everyone's minding their own business. Kadang ada sih yang suka ngeliatin, tapi yaudah liatin balik aja sampai dia uncomfortable kalau aku rasa dia ngeganggu haha. Aku juga jadi tau, ada banyak yang sedang dalam journey mereka, nggak hanya aku doang! Jadi nggak merasa sendirian. Di locker room yang tadinya aku minder, terus udah cuek aja sekarang sih. Aku pikir cewek-cewek itu akan liat-liatin cewek-cewek lain, ternyata ya nggak sama sekali. Semua sibuk dengan urusannya masing-masing. Aku tau ada di antara kalian yang punya kekhawatiran sama kayak aku, tapi setelah aku mengalami ini sendiri kenyataannya nggak kaya gitu kok :)

How do I eat out?

Bisa disesuaikan! Pokoknya aku nggak minum apapun kecuali air putih nggak dingin, tetep! Paling sering makan sushi, atau shabu-shabu, makan steak nggak pakai kentang. Makan di mana aja I still eat kok, tinggal dipilih aja pesannya apa. Nggak mau menyiksa diri! Cuma kalau sudah lewat tempat jajanan kesukaan menahan diri aja sih. No Starbucks, Shihlin, Koi dan semacamnya hehe :) Kalau Panca makan makanan yang aku gak bisa makan, aku minta satu suap aja biar nggak craving, jadi dapet kan tuh enak di mulutnya, cukup deh udah diicipin.


Do I recommend my gym?

Going to a mainstream, mall gym like I do, I think is a great way to start, especially if you don't know anything about working out yet. My trainer doesn't have a great knowledge of fitness unfortunately, but I do understand his and other personal trainers in this type of gym's situation, I can sympathize! Saran ku kalau memang kamu mau daftar jadi member gym dan pakai personal trainer, sambil latihan kamu juga cari tahu form yang benar dari gerakan-gerakan kamu kayak gimana, karena bisa jadi trainer kamu nggak ajarin dan dia juga nggak yakin kalau kamu tanya. Ideally memang nggak kaya gitu, but just my suggestion! Untuk aku, perkenalan aku dengan olahraga di gym ini (olahraga yg full body workout, bukan hanya jogging jogging lucu aja) sama sekali nggak intimidating, rasanya achievable jadi nggak takut duluan. Kalau aku mulai olahraga di tempat kakakku, WOW pasti aku nggak akan mau balik lagi soalnya nggak sesuai dengan fitness levelku! Hahaha. 


Perjalananku masih panjang untuk mencapai tujuanku. Tapi aku nggak ingin buru-buru. Ini bukan perlombaan. Bukan diet, it's a lifestyle. Aku memang bukan cari instant fix dan berpikir saat aku udah mencapai berat badan tujuanku, aku bisa makan enak lagi segalanya kaya dulu! Tapi aku ingin hidup lebih sehat. Bukan berarti aku nggak akan pernah indulge myself forever, tapi for now karena masih nurunin berat badan yaudah Abura Soba nya nanti aja yaaaa. Kalau nanti, everything in moderation pokoknya, happy, nggak menyiksa diri! Aku baru menjalani ini selama 2 bulan. Dengan pace aku sekarang, mungkin 4 bulan lagi aku bisa mencapai tujuanku, tapi kalau ternyata memakan waktu lebih lama, ya nggak papa :) Jangan sampai aku malah jadi stress dan merasa kalau ini nggak ada gunanya hanya karena nggak mencapai target pada waktu sesingkat-singkatnya, nanti malah kembali ke kebiasaan nggak sehat.

Most importantly, now I have accepted my body. I own it. I maybe... like it a little bit, still trying to love it. I thank my body for taking me where I have been and where I'm heading. It's the only one I have so I'm going to try to take care of it!

UPDATED: Berdasarkan pengalamanku ini, memang nggak ada gunanya orang lain mau ngatain aku, ngomong apapun ke aku, sama sekali nggak membantu. Kalau diri aku sendiri belum punya niat, nggak akan bisa ngejalanin ini. Itu aja sih!

Semoga aku punya kekuatan fisik dan mental untuk nggak slip back to my old self! Untuk yang sedang dalam journey ini juga, let's do it together!

Hmmm... I think that's all for now!
Kalau ada lagi yang ingin ditanyakan bisa leave a comment atau message aku aja ya di Instagram :)

Post a Comment

Copyright © Adani Nurimanina
Design by Fearne