Kenapa Prenatal Yoga (Yoga Hamil)?

Wednesday, 21 March 2018

Sejak masuk trimester 2, prenatal yoga sudah jadi salah satu yang aku tunggu. Sudah cari tau soal prenatal yoga sejak trimester 1 tapi ternyata disarankan mulai setelah usia kehamilan 20 minggu. Dokterku sangat menganjurkan olahraga, salah satunya yoga. Dari sebelum 20 minggu sudah bilang "Yoga dari sekarang aja nggak usah nunggu nanti". Beliau bilang "Nggak ada hubungannya olahraga dan keguguran" (kecuali memang kehamilannya high risk atau ada kontraindikasi lainnya). Prenatal yoga sebenarnya sudah lama ada di Jakarta tapi baru 1-2 tahun terakhir booming karena Instagram. Sungguh aku bersyukur dengan adanya internet, banyak sekali media ibu hamil untuk belajar, support system sekarang lebih mudah dicari.

Berdasarkan segala riset yang dilakukan, akhirnya memilih untuk prenatal yoga di Pro V Clinic, kliniknya pakar dan pengembang hypnobirthing di Indonesia, ibu Lanny Kuswandi, lokasinya di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dari jauh-jauh hari aku booking untuk 1 sesi saat usia kehamilan sudah 21 minggu, karena memang rebutan, hanya tersedia 8 seat per sesi.

Instruktur yoga di Pro V Clinic ada 2, Mbak Mila (@jamilatus.sadiyah) dan Mbak Ochan (@fitriani_chandra), keduanya adalah bidan dan doula. Beda sesi beda instruktur. Yoga pertama kali dibimbing oleh Mbak Ochan, dan langsung merasa cocok di sana dan jatuh cinta. Sebelumnya, aku nggak pernah yoga sama sekali, karena aku orangnya nggak zen jadi lebih suka olahraga yang dinamis, sedangkan yoga fokus ke napas, alignment, dan awalnya kupikir akan terasa 'lambat' gitu. Pokoknya nggak aku banget. Eh ternyata malah ketagihan. Sejak itu seminggu sekali aku prenatal yoga di Pro V Clinic.

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kenapa prenatal yoga? Ini jawaban menurutku aja ya, aku bukan pakar, cuman berdasarkan pengalaman sejauh ini.

1. Melatih pernapasan. Penting sekali untuk ibu hamil. Sudah diajarkan beberapa jenis; belly breathing, ujayyi breathing, dan beberapa yang lainnya, tapi yang utama 2 itu. Setiap minggu diingatkan, "Sudah bisa berapa hitungan napasnya?" jadi jiper kalau nggak latihan, hahaha. Baiknya terus menerus dilatih di rumah agar napas kita jadi panjang. Persalinan sangat mengandalkan napas yang tenang, bahkan bisa dari napas saja lho nggak butuh ngejan. Saat persalinan bisa pakai teknik pernapasan yang mana aja sesuai kenyamanan kita, yang penting napas kita dilatih supaya panjang dan tenang dulu.

2. Memperbaiki postur. Selama hamil, postur kita duduk dan berdiri perlu diperhatikan, karena ngaruh banget sama mudahnya bayi kita untuk mutar ke posisi optimal, dan ke kenyamanan ibu hamil juga. Nah saat prenatal yoga ini diingatkan terus, agar panggul mudah terbuka, space lebih luas, dan mengurangi keluhan kita juga. Selalu diingatkan posisi panggul yang baik harus seperti apa, nggak miring-miring dan bikin bayi kita nggak leluasa.

3. Melenturkan otot. Ini juga penting (pokoknya semua penting, hahaha). Kalau otot kaku, lebih sulit panggul terbuka, kita juga jadi nggak nyaman kan. Selalu ditekankan "otot psoas!" hahaha, otot paling besar dan sangat berpengaruh pada saat persalinan nanti.

4. Melatih kekuatan mental. Dikira yoga tuh nggak menantang? Jangan salaaah! Ada beberapa pose yang melatih mental kita untuk bertahan. Kalau kita mulai ragu, capek, gemeteran, diingatkan lagi "Ayooo afirmasi, anggap lagi kontraksi, saya kuat, saya bisa" jadi paham esensinya, kita juga jadi lebih semangat sekalian mengingatkan diri sendiri.

5. Melatih fisik supaya lebih bugar. Melakukan kegiatan fisik otomatis melatih fisik kita juga. Meskipun yoga kelihatan enteng, sesungguhnya butuh banyak konsentrasi dan kekuatan otot. Keringetan loh lumayan. Makin perut besar, pose yang pas trimester 2 rasanya gampang banget di trimester 3 jadi wow mayan. Tentu saja saat persalinan kita nggak tau apakah akan berjalan dalam hitungan menit, jam, atau hari, karena itu butuh ibu hamil yang bugar. Selain itu, aliran darah lebih lancar, manfaatnya untuk ibu dan janin.

6. Melatih relaksasi. Relaksasi itu bukan "cuma". Relaksasi butuh dilatih. Saat persalinan kalau kita panik dan nggak bisa relaks pasti jadi kurang nyaman, apalagi jika proses persalinan lebih panjang. Jadi di Pro V setiap akhir sesi selalu dilakukan relaksasi, karena kalau nggak dilatih sulit bisa relaks. Aku nih bandel jarang latihan relaksasi di rumah....

7. Mengurangi pegal-pegal dan nyeri selama kehamilan. Ibu hamil familiar dengan nyeri punggung bawah, mungkin area panggul dan selangkangan. Saat prenatal yoga kita dikasihtau pose apa yang paling baik dilakukan kalau kita mengalami itu. Kalau kita belum mengalami? Semoga jadi pencegahan agar kehamilan selalu bahagia dan nyaman. Alhamdulillah aku jarang pegal dan nyeri, pernah ngerasain, cuma kayaknya intensitas dan frekuensinya nggak se banyak kalau aku nggak rajin yoga. Tapi sejauh ini, sejak yoga jarang ngerasain pegal atau nyeri. Paling nyeri sekarang sih karena bayi sudah masuk panggul jadi sudah tekan area tulang kemaluan gitu.

8. Koneksi tubuh dan jiwa. Pokoknya yoga tuh menyelaraskan segala aspek deh, dari tubuh, jiwa, raga. Duh bahasanya udah kayak yogini di Ubud aja deh nih hahaha. Selain itu, dilatih untuk selalu terhubung antara ibu dengan janin. Indah deh rasanya.

Kesannya yoga di Pro V Clinic:

1. Suasananya "adem" banget di hati. Ini tempat isinya orang-orang yang care dan sayang sama ibu-ibu hamil. Mbak Mila dan Mbak Ochan keduanya kesayangan semua orang karena selalu menebar kasih. Kayanya nyaman gitu kaya di rumah sendiri. Spiritnya Bu Lanny yang super "adem" terasa di mana-mana meskipun Bu Lanny nya nggak ada di tempat. Karena sering diisi ibu-ibu hamil dan kehamilan adalah perjalanan spiritual jadi tempatnya juga terasa seperti itu.

2. Instruktur berilmu, lembut, perhatian. Mbak Ochan dan Mbak Mila memang memiliki "gaya" yang agak beda dalam membimbing yoga, karena itu coba-coba aja lebih cocok sama yang mana. Kalau aku sama yang mana aja sama-sama enak. Mbak Ochan dan Mbak Mila adalah bidan dan doula, keduanya ilmunya luassss sekali, bisa tanya apa aja dan mereka nggak pernah pelit jawaban, meskipun mungkin bosan pertanyaannya gitu-gitu aja, tapi selalu dijawab dengan tulus sepenuh hati. Enaknya yoga di Pro V itu, bisa tanya apa aja, bener-bener ngebantu banget.

3. Setiap gerakan jelas manfaatnya. Dari awal latihan pernapasan sampai akhir sesi relaksasi, semuanya jelas dan terasa manfaatnya. Langsung "nangkep" ini untuk ini, itu untuk itu. Selalu dijelaskan fungsi dari setiap gerakan, jadi kalau mau latihan sendiri di rumah kita tau fungsi dari yang kita lakukan. Apalagi ada gerakan-gerakan yang membuat kita lebih nyaman kalau lagi merasa pegal/nyeri, jadi bisa dipraktekkan kalau lagi mengalami.

4. Menambah support system yang baik. Jadi kalau kita pernah ikut prenatal yoga di Pro V, kita akan di invite ke grup WhatsApp berisi ibu-ibu hamil lainnya. Di dalamnya saling tukar ilmu, berbagi pengalaman, bisa tanya-tanya apapun, dan Mbak Ochan dan Mbak Mila selalu setia mengingatkan kita untuk latihan di rumah. Mbak Ochan dan Mbak Mila juga sering kasih tahu ilmu baru, mengingatkan pose yoga yang penting dilakukan, soal induksi alami, apa yang dilakukan kalau bayi masih sungsang/lintang, daaaan sebagainya. Pokoknya bermanfaat banget. Ditambah cerita persalinan dari ibu-ibu yang lain, meskipun aku jarang respon tapi semuanya aku baca dan jadi sumber inspirasi dan semangat untuk aku.

5. Aura selalu positif. Sepanjang yoga diingatkan "Afirmasi dede masuk panggul, posisi optimal, anterior" (ini terutama untuk yang sudah mendekati waktu persalinan) dan sebagainya. Yoga di sini membantu aku juga jadi lebih sadar untuk bahagia selama kehamilan. Jadi nggak banyak ngeluh dan terima aja semua yang dirasain, pegel-pegel dikit nyeri dikit yaudah nggak papa.

6. Nggak sekedar yoga. Suka ada ilmu yang di berikan di awal sesi yoga. Kadang berbagi afirmasi positif dan ketakutan masing-masing. Banyak deh tambahan-tambahannya.

Pokoknya pengalamanku sama prenatal yoga sejauh ini positif dan berencana untuk rajin terus sampai kakak bayi siap melihat dunia.

Tips kalau mau yoga di Pro V:

1. Booking dari jauh-jauh hari soalnya banyak sekali yang mau yoga, apalagi hari Sabtu. Kalau satu kali coba terus mau lanjutin, langsung aja booking beberapa sesi supaya memastikan dapat seat. Biasanya sudah bisa booking sampai 2 bulan kedepan, tanya aja sudah dibuatkan jadwal sampai kapan. Langsung aja minta ke mbak di resepsionis mau tanggal segini segini segini, terus catat di kalendar hp, daripada nggak dapat seat sedih loh.

2. Kalau jadwal yang kamu mau adanya waiting list, gapapa taro nama aja. Aku selama ini waiting list selalu dapet alhamdulillah, meskipun udah nama ke 3 hehe.


Semoga bermanfaat!
Much love

Post a Comment

Copyright © Adani Nurimanina
Design by Fearne